didin-yp.co.cc ,hanya sedikit info yang saya berikan semoga bermanfaat,jangan lupa komentarnya

Selasa, 21 Februari 2012

ketulusan cinta,dilema pria single

Seringkali kita mendengar pria lebih memilih untuk melajang lebih lama dengan alasan-alasan ekonomi. Lebih spesifiknya ingin punya rumah pribadi, punya mobil, punya gaji sekian juta / bulan terlebih dahulu serta tabungan beberapa ratus juta untuk sebuah pesta pernikahan .
Karenanya, sebelum mencapai pernikahan, para pria bekerja ekstra keras mengumpulkan uang demi mendapatkan kemapanan. Salahkah hal ini ? Tentu saja tidak . Sudah selayaknya semua orang untuk punya kehidupan yang aman secara finansial saat berumah tangga untuk memberikan kenyamanan bagi istri dan anak.
Tetapi, pada saat kemapanan itu sudah dimiliki,ada situasi yang bisa menjebak para pria….
Saat seorang pria sudah begitu kaya, maka semua jenis wanita akan datang kepadanya menawarkan cinta. Dan akhirnya semua itu akan menjadi buram dan terbersit keraguan, apakah mereka datang karena cinta yang tulus atau hanya mencintai kekayaan yang dimiliki pria itu.




Jika pria itu salah memilih maka akhirnya sesuatu yang buruk akan terjadi, sehingga pria itu menyesal kenapa bisa menjadi begitu kaya.
Suatu kewajaran bukan? Wanita mana yang tidak akan datang bila sang pria begitu tampan, cerdas, kaya & muda? Semua ingin merasakan Jaguarmu,tidur di atas Tempur Pedicmu, tinggal di pent housemu & b’dampingan dengan pria berjas Kiton.
Ini merupakan gambaran bahwa uang bisa memanipulasi perasaan… dan parahnya itu adalah uangmu!
Bila saat ini kamu memiliki mobil dan kehidupan yang cukup mapan & seorang pacar, kamu tidak akan pernah tau, apakah wanita ini masih mencintaimu jika suatu saat kamu hanya naik sepeda motor, tidak lagi punya rumah pribadi & hanya ada menu tempe di meja makan. Tahukah kamu? Tidak……( roda kehidupan terus berputar bukan ? )
Karena dia datang ketika kamu bisa memberikannya kenyamanan-kenyamanan finansial yang dia idam-idamkan.
Cintakah yang kamu punya? Bukan! Kamu hanya memiliki wanita yang mencintai kenyamanan yang bisa kamu sediakan.
Beruntunglah bagi pasangan yang telah menikah dan mereka berdua memulainya dari bawah. Mensyukuri mobil mereka, karena mereka berdua pernah merasakan panas-hujan dengan sepeda motor. Menyenangi spring bed baru mereka, karena mereka berdua pernah tidur bersama di atas sebuah kasur busa kecil. Terharu degan rumah pribadi mereka, karena dulu mereka pernah tinggal hanya di sebuah kost.
Beruntunglah para pria yang memiliki wanita yang begitu mencintai mereka & mendampingi di saat-saat perjuangan menuju kehidupan yg lebih baik.

Hari ini,, belajarlah untuk menghargai pasanganmu bukan karena kekayaannya.. ! Share

Minggu, 11 September 2011

JANGAN PeRcAYA 100% DENGAN PANDANGAN MATA ANDA

(Renungan)

Boy adalah seorang cowok yg menjadi buta karena sebuah kecelakaan. Sejak ia menjadi buta… ia merasa terasing dari lingkungannya. Ia merasa tidak ada seorang pun yg memperhatikan atau menyayanginya

Hingga kemudian hadirlah Girl dalam hidupnya. Girl sangat sayang dan perhatian pada Boy. Ia tidak pernah mempermasalahkan kebutaan Boy sebagai suatu kekurangan yang berarti. Ia sungguh-sungguh mencintai Boy dengan tulus

Suatu hari berkatalah Boy kepada Girl

B: Girl… mengapa kamu begitu menyayangiku?

G: hmmm… entahlah… aku tidak pernah tau alasan mengapa aku begitu menyayangimu… yang aku tahu… aku benar-benar tulus menyayangimu

B: (tersenyum)

B: tapi… aku kan buta… apa yang bisa aku perbuat untukmu? apa yang bisa aku berikan buatmu?

G: Boy… aku tidak mengharap apapun darimu… buatku… kamu bisa ceria setiap hari dan menyayangiku dengan tulus itu sudah cukup… aku senang ketika kau merasa senang

B: (terharu) belum pernah ada orang yang begitu menyayangi aku yang buta seperti ini

G: (menggenggam tangan Boy sambil tersenyum)

B: Girl… kalo sampai suatu saat nanti aku bisa melihat lagi… aku pasti akan menikahimu… karena hanya kamu satu-satunya orang yg dengan tulus menyayangiku

G: benarkah..?

B: iya… aku janji… kalau suatu saat nanti aku bisa melihat, PASTI aku akan menikahimu

G: (terharu) terima kasih Boy… aku sangat menyayangimu

B: (tersenyum) ya… aku tahu itu… aku juga sangat menyayangimu Girl

Singkat cerita…

Boy melakukan operasi cangkok mata dan berhasil… ia bisa melihat lagi. Ia pun sabar dan ingin segera menemui Girl

Maka pergilah ia mencari Girl… sampai berhasil menemukannya

Namun… alangkah terkejutnya ia mengetahui bahwa ternyata Girl adalah seorang gadis buta…
Ia tidak bisa menerimanya…
Ia pun menolak Girl…
Ia lupa akan semua janjinya…

G: Boy… bukankah kamu sudah berjanji akan menikah denganku?

B: ummm… (bimbang), ya memang aku pernah berkata begitu… tapi tidak dengan keadaanmu yang seperti ini

G: Bagaimana mungkin kamu mengingkari janjimu sendiri? bukankah kau bilang hanya aku satu-satunya orang yang menyayangimu?

B: eeeerr… maaf Girl… tapi aku tidak bisa menikah dengan gadis buta… maaf…

Boy pun pergi meninggalkan Girl…

Girl yang kecewa dan merasa dikhianati… memilih untuk bunuh diri

Saat ia ditemukan meninggal… ada sepucuk surat disakunya

“Dear Boy…
Memang tidak banyak yg bisa aku berikan padamu… tidak banyak yg bisa aku lakukan untukmu…
Namun… aku sungguh-sungguh tulus menyayangimu…
Semoga kedua mataku itu bisa berguna bagimu… bisa membawakan terang dan keceriaan dalam hidupmu kembali”

~Kadang kala kita tidak boleh melihat sesuatu hanya dengan mata… melainkan juga dengan hati kita… Mata itu bisa menipu… namun hati tidak… kata hati selalu merupakan kejujuran terdalam dalam hidup manusia~

Share

Senin, 22 Agustus 2011

Hukum Puasa Tanpa Sahur

Mungkin ada yang bingung. Semalam sebenarnya sudah berniat untuk berpuasa. Namun, ternyata tidak bangun makan sahur. Bangun paginya pun telat, pas waktu adzan shubuh. Apakah boleh tetap berpuasa ketika itu?

Syaikh ‘Abdul Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah pernah ditanya: “Ada orang yang tertidur dan luput dari makan sahur di bulan Ramadhan, namun dia sudah berniat untuk makan sahur. Apakah puasanya tetap sah?”

Jawab:

Puasanya tetap sah karena sahur bukanlah syarat sahnya puasa. Makan sahur hanyalah mustahab (dianjurkan atau sunnah). Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Makan sahurlah karena di dalam makan sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari no. 1923 dan Muslim no. 1095)

[Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 15/321]

NB: Jadi jika sudah berniat di malam hari, lalu makan sahurnya kelewatan karena ketiduran misalnya, maka dia masih boleh berpuasa hingga waktu maghrib. Inilah syaratnya, harus ada niat di malam hari terlebih dahulu.

Share