didin-yp.co.cc ,hanya sedikit info yang saya berikan semoga bermanfaat,jangan lupa komentarnya

Senin, 25 Juli 2011

ALKISAH: Mengintip Lauhul Mahfudz

Mengintip Lauhul Mahfudz

Alkisah ada seorang yang dikarunuiai Allah bisa membaca takdirnya berkaitan dengan jodoh sebagaimana tertulis dalam Lauhul Mahfudz. Ini tentu suatu karunia Allah yang sangat besar karena hanya segelintir orang yang memiliki. Namun sebelum kejadian berikutnya kita tidak tahu, apakah itu suatu bentuk karamah atau ujian baginya. Wallahu’alam bi showab.

Ketika mengintip Luhul Mahfudz, betapa kagetnya ia, ternyata calon istrinya nanti seorang perawan tua berwajah jelek yang tinggal di pinggir desanya. “Uh, Tuhan benar-benar Maha Humoris! Tapi, kali ini melucunya kok kebangeten sich?” begitu pikirnya. Wajar saja ia kaget karena selama ini ia dikelilingi oleh gadis-gadis cantik yang dipacarinya. Sejatinya ketika ia mengintip takdirnya, ia hanya ingin tahu di antara gadis-gadis yang mengitarinya itu manakah yang akan menjadi istrinya nanti.

Tentu saja ada pemberontakan di dalam dirinya, karena antara realitas yang dihadapinya sekarang dengan takdir masa depan yang dilihatnya sangat jauh berbeda. Ia tidak bisa mengerti, kenapa Allah begitu “iseng” dengan memberinya jodoh yang sangat jauh dari standarnya. “Oh my God, what do You mean dengan ini semua? Please, apa to maksude takdir-Mu ini?” begitu jerit hatinya.

Membayangkan kejadian tersebut, saya jadi takut untuk mengetahui takdir saya di masa depan. Karena jangan-jangan seperti lelaki itu, saya justru menjadi nggak ikhlas sama Tuhan. Padahal apa yang diberikan Tuhan pastilah yang terbaik buat kita, jadi tidak perlu dirisaukan. Kita hanya bisa bersyukur atau bersabar. Tapi jika saya diberi takdir seperti lelaki itu, apa ya bisa saya bersabar? Mungkin saya juga nggak bisa. A’uudzubillahi min dzaalika.

Kembali kepada lelaki tadi, kenapa Tuhan begitu “iseng” memberi ia jodoh dengan perawan tua yang jelek meskipun kaya? Menelusuri kisah lelaki itu, ternyata ada satu titik kritis yang dialami oleh lelaki itu beberapa tahun kemudian. Kalau sebelumnya ia hidup berkecukupan, bisa kuliah dengan uang kiriman orang tua, tiba-tiba ada suatu kejadian yang membalik sejarah hidupnya. Tiba-tiba ayahnya dipenjara gara-gara kasus korupsi miliaran rupiah. Ia pun jatuh miskin dan tidak bisa melanjutkan sekolah. Gadis-gadis cantik yang mengitarinya pun pada kabur menjauhinya. Sungguh kejadian yang tak dinyana.

Ia mencoba mandiri dengan merintis wirausaha, tapi karena memang tak punya bakat maka akhirnya gagal. Ia pun bekerja serabutan, baik yang halus maupun yang kasar, hingga sedikit demi sedikit ketampanan wajahnya mulai rusak. Dengan kondisi seperti itu, mana mau mendekat gadis-gadis “matre” yang dulu mengitarinya. Sungguh sengsara betul hidupnya.

Hingga suatu saat perawan tua itu mengulurkan pertolongan padanya. Bagaikan dewa penolong, perawan tua yang jelek itu membantu segala kebutuhannya, tanpa ada maksud minta imbalan sedikitpun. Karena bukan hanya ia saja yang ditolongnya, tapi masih banyak lagi kaum miskin yang dibantu olehnya. Hingga lama-kelamaan lelaki itu bisa merasakan betapa menariknya pribadi perawan tua itu. Kejelekan wajahnya ternyata tidak membuat akhlaknya menjadi buruk, bahkan justru teramat mulia. Tak salah lagi bila ia harus menikah dengannya.

Share

mengintip Lauhul Mahfuz

Kitab Rahasia Manusia, Qodr yang Tak Terelakkan


Kalau kita pengin tahu tentang apa yang akan terjadi di kehidupan kita yang akan datang, bagaimana hidup kita 10 tahun yang akan datang, kapan kita akan menikah dan mempunyai anak. Nggak perlu repot-repot pergi ke dukun, atau peramal. Nggak perlu juga terjaga semalaman buat bertapa di tengah gunung yang dingin. Nggak perlu juga menyediakan macam-macam makanan dan bunga 7 rupa untuk kemudian ditaruh di bawah pohon besar. Nggak perlu melakukan itu semua. Karena apapun yang kita dapat dari kegiatan itu semua sangat tidak akurat. Ketika ramalan bintang mengatakan minggu ini kita akan mendapat rejeki yang melimpah, dijamin selama seminggu dompet kita nggak akan kosong, lalu kita tidak melakukan action terbaik dan hanya berharap, maka kita tidak akan mendapatkan apa-apa. Boro-boro dompet bisa terisi penuh, terisi koin pun nggak akan. Ada satu kitab yang sangat akurat, kalau kita bisa mengintipnya, dijamin apa yang tertulis disana adalah sesuatu yang PASTI. Nama kitab itu adalah Lauhul Mahfuz.

“Dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi di langit dan di bumi, melainkan (tercatat) dalam Kitab yang jelas (Lauhul Mahfuz)” (QS: An-Naml (27) :75)
Dalam kitab itu sudah diatur 4 perkara untuk umat manusia di seluruh dunia, bayangkan saja SELURUH DUNIA. Kalau kita bisa mengintip itu kitab, bukan hanya kehidupan kita yang akan kita ketahui, tapi juga semua orang. Kan lumayan tuh kita bisa ngintip siapa sih sebenernya jodoh pangeran William… barangkali aja kita hihihi. 4 hal yang tertulis pasti di lauhul mahfuz adalah hari mati, rezeki, hidup, dan jodoh kita. Allah sudah mencatatnya secara abadi disana dan tidak ada yang bisa mengubahnya kecuali dengan izin dan kehendak Allah itu sendiri. Izin dan kehendak Allah itu juga tidak akan kita dapatkan kecuali kita mengusahakannya untuk merubahnya. Sesuai dengan firman Allah:
“Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan dari belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan seuatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (QS. Ar-ra’d(13):11)

Hal yang peling sering dirisaukan oleh umat manusia terlebih lagi adalah generasi muda biasanya ada dua hal : rezeki dan jodoh. Banyak orang yang putus asa untuk dua masalah ini. Rezeki dianggap sebagai sesuatu yang sangat penting apalagi untuk hidup di dunia yang semakin menggila ini. Banyak kasus bunuh diri yang dilakukan oleh orang-orang karena masalah rezeki. Sesungguhnya apabila kita beriman, kita tidak perlu meresahkan tentang masalah ini. Satu hal kuncinya, tidak berputus asa dari rahmat Allah. Bayangkan saja dengan analogi seekor anak ayam yang baru menetas, yang sejatinya matanya masih belum berfungsi dengan baik,badannya masih lemah, dia bisa bertahan hidup dan mendapatkan makanan hingga dia besar. Masa manusia yang memiliki tubuh lebih kuat, dikaruniai akal pikiran yang luar biasa dasyat kalah dengan anak ayam. Sangat tergesa-gesa sekali kalau beranggapan mati adalah jalan pintas yang terbaik. Allah sudah mengatur rezeki masing-masing orang
“Katakanlah (Muhammad) “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan dari bumi?” katakanlah “Allah” dan sesungguhnya kami atau kamu (orang-orang musyrik) pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan yang nyata. (QS. Saba’(34): 24)

Jadi, masih ragukah kita dengan apa yang Allah firmankan? Allah tidak akan menelantarkan hambaNya selagi dia tidak putus asa dan selalu berusaha. Masalah yang biasanya pelik dihadapi generasi muda (termasuk saya hihi ) adalah masalah jodoh. Ada cerita nyata. Seorang perempuan mengancam akan bunuh diri apabila sang kekasih hati meninggalkan dirinya. Ada juga yang sampai masuk rumah sakit dan menjadi seseorang yang sangat pemurung. Ada juga yang berat badannya turun drastis gara-gara memekirkan itu. kalau di film harry potter itu ibarat seorang dementor ada di sekitarnya dan siap2 menghirup habis kebahagiaannya. Padahal kalau dipikir dengan logika, untuk apa kita melakukan itu semua. Walaupun kita mengancam bunuh diri sekalipun, atau mogok makan sampai kurus kering, kalau memang Allah menakdirkan orang yang kita sukai bukan jodoh kita, ya TIDAK!! Kita hanya akan menyengsarakan diri sendiri. sekalipun kita menangis sampai habis air mata kita, sekalipun kita mengusahakan berbagaimacam cara, kita tidak akan bersama dengan seseorang yang bukan jodoh kita.

“Maha suci Allah yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari mereka yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.” (QS Yasin (36) :36)

Untuk masalah jodohkan kita belum tahu siapa dia, kuncinya adalah sabar dan ikhlas. Sabar untuk menunggu dan ikhlas untuk menerima apapun pemberian dari Allah.
Satu hal yang sebenarnya paling penting dari itu semua dan merupakan sesuatu yang sangat rahasia. Bahkan nabi Muhammad sebagai insan pilihanpun tidak mengetahui tentang hal ini. Generasi mudah sering melupakannya dan beranggapan bahwa masih lama akan menghadapinya. Padahal malaikat Izroil tidak akan menunda satu detikpun untkuk mencabut nyawa hamba Allah. No excuse untuk masalah ini. Kematian bisa menghampiri kita dimana saja kapan saja dalam kondisi apa saja. Sebagai generasi muda seharusnya kita mempersiapkan hal ini. Aku sendiri sadar masih sering melanggar karena itu ayo bersama-sama merubah diri menjadi lebih baik ^____^

“Dimanapun kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu berada di dalam benteng yang tinggi dan kokoh. Jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan, “Ini dari sisi Allah”, dan jika mereka ditimpa suatu keburukan mereka mengatakan “Ini dari engkau Muhammad.” Katakanlah, “semua datang dari sisi Allah.” Maka mengapa orang-orang itu (orang-orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan (sedikitpun)?” (QS. An-Nisa’ (4): 78)

Hemm… betapa Allah sangat sayang kepada hambaNya… berusaha untuk selalu berpositif thinking kepada Allah dan percaya bahwa janji Allah itu pasti akan datang menjadikanku kuat untuk menerima kenyataan yang terkadang tidak sesuai dengan apa yang aku inginkan. Aku pikir tidak ada gunanya juga aku mencari tahu sesuatu yang belum terjadi, ikuti saja takdir dan skenario Allah, itu adalah jalan terbaik menurutku. Nggak perlu juga minta tolong syaitan untuk mencuri dengar kabar dari langit, atau berusaha mengintip apa yang ada di lauhul mahfuz dengan cara apapun. Allah selalu sayang kepada hambaNya yang mendekatkan diri kepadaNya. Wallahu a’lam. Mari belajar bersama teman ^____^

Share

Selasa, 05 Juli 2011

Mending cari girlfriend, atau Girlfans ?


Suatu kali aku mendapatkan kabar dari seorang teman yang merasa mudah sekali mendapatkan pacar. Mendapatkan pacar baginya hanyalah sebuah hal kecil, yang bisa membuat semua pria lain mungkin merasa iri dengan kemampuannya itu. Bukan karena dia ganteng, cakep atau kaya, namun karena pandainya dia bertutur dan memainkan kata-kata di depan wanita.

But, suatu saat temanku tersebut curhat, bahwa dia merasa “BOSAN” dengan segala hal pacaran dan sudah merasa jenuh dalam hal tembak menembak, karena sudah pasti keberhasilannya berada di atas 80%.

Dia mengeluh bahwa dia tidak merasa enjoy lagi setelah beberapa saat jadian dan membina hubugan pacaran dengan targetnya, yang akhirnya dia MEMUTUS kan hubungan pacarannya dengan wanita tersebut.

Saya bertanya kepadanya ” Apa yang kamu cari dari sebuah hubungan bro ?”

Dia menjawab :

” Aku mencari seseorang yang asik, seru, dan bisa membuatku merasa nyaman, serta bisa mendorongku untuk menjadi lebih baik lagi”.

“Semua wanita yang jadi pacarku, aku pikir memiliki kriteria seperti yang aku mau, tapi setelah jadian, ternyata tidak seperti yang kukira. ya udah, putus aja”.

Apakah kamu pernah berada di posisi tersebut bro ?
Atau mungkin pernah melihat dan menemui orang yang memiliki masalah seperti ini ?

Apa yang akan kamu lakukan jika kamu berada di posisinya ?

Satu hal yang harus diluruskan disini adalah “Mengapa kamu jadian sama dia, sedangkan kamu sendiri belum yakin bahwa dia adalah orang yang seperti yang kamu mau ?” =)

See, kebanyakan cowo sekarang jadian hanya untuk mendapatkan pengakuan dan status dari pihak wanita. Berapa banyak orang yang jadian dan pacaran, pure karena wanita yang ditembaknya, adalah wanita yang benar-benar supportive membantu si pria untuk berkembang menjadi lebih baik lagi ?

Aku yakin sedikit sekali bro =)

Wanita bahkan sebaliknya. Mereka selalu berpikir dan menganalisa setiap pria yang menembaknya, apakah dia akan memberikan sesuatu yang lebih yang tidak bisa ditemui di dalam hidupnya ? Entah itu keasikan, keseruan, contoh yang baik, seorang pemimpin, dll.

Mereka mengaplikasikan juga konsep “Koleksi, seleksi, dan resepsi”. ( saya bicara tentang wanita yang berkualitas dan high demand disini ).

Mereka akan melakukan tebar pesona, menarik cowo-cowo, sebanyak-banyaknya, dan menyeleksi setiap lelaki yang hadir didalam kehidupan romansanya. Jika ada banyak yang tertarik, namun tidak ada yang lulus seleksi, maka dia tidak akan JADIAN dengannya. Dia akan menaruh semua lelaki tersebut ke dalam kategori FANS nya =)

Dan kabar baiknya, kita pun bisa melakukannya. Jika kamu mendapatkan kelebihan seperti temanku diatas, yang merasa tidak memiliki kesulitan dalam mendapatkan pasangan, cobalah melakukan “Koleksi dan Seleksi, baru Resepsi”.

Resepsi disini bukan berarti harus menikah, namun lebih ke sebuah “Hubungan Serius”.

So, perbanyak teman, dan GIRLFANS anda, seleksi dan ambil yang menurut kamu masuk dalam kriteria kamu bro, dan lakukan pendekatan untuk sebuah hubungan yang serius.

Apa keuntungan dari kamu melakukan hal ini ?

TIDAK ADA HATI YANG TERSAKITI ! =)

See, kamu tidak perlu jadian dengan semua wanita yang pernah deket sama kamu, yang mana artinya, tidak perlu ada kata PUTUS dari kamu, yang akan menyakiti hati mereka.

Memiliki banyak girlfans, juga akan sangat membantu menaikkan SOCIAL PROOF kamu bro. Sama seperti cewe yang disukai banyak cowo, maka dia akan semakin laris, jika kamu terbukti memiliki banyak teman wanita, maka akan semakin banyak wanita yang akan memandang mu menarik. Dan saya yakin, para pengguna Konsep Mastermind Method, pasti sudah tidak ada masalah dengan hal ini.

So sebelum kamu jadian, please make sure jangan jadian hanya karena kamu nafsu banget sama dia, atau karena dia super cantik yang kayaknya bisa dipake buat berbangga diri di depan teman-teman. Kamu adalah pria yang berkualitas bro, kamu berhak mendapatkan yang baik buat dirimu. Jadilah seorang PRIA PEMILIH.

Lakukan pendekatan, analisa, apakah dia adalah wanita yang berkualitas, dan bisa membantumu menjadi seorang yang lebih baik lagi. Tidak ada wanita yang lebih baik di samping seorang pria sejati, kecuali seorang wanita yang memberikan dukungan dan support yang baik dikehidupan pria tersebut.

Dengan demikian, kamu sudah terhindar dari pacaran yang tidak sehat, yang hanya berdasarkan nafsu dan ego semata, yang akhirnya hanya akan memakan hati kedua belah pihak.

So, pilih mana? Girlfriend ? Atau Girlfans ? Share