didin-yp.co.cc ,hanya sedikit info yang saya berikan semoga bermanfaat,jangan lupa komentarnya

Senin, 22 Agustus 2011

Hukum Puasa Tanpa Sahur

Mungkin ada yang bingung. Semalam sebenarnya sudah berniat untuk berpuasa. Namun, ternyata tidak bangun makan sahur. Bangun paginya pun telat, pas waktu adzan shubuh. Apakah boleh tetap berpuasa ketika itu?

Syaikh ‘Abdul Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah pernah ditanya: “Ada orang yang tertidur dan luput dari makan sahur di bulan Ramadhan, namun dia sudah berniat untuk makan sahur. Apakah puasanya tetap sah?”

Jawab:

Puasanya tetap sah karena sahur bukanlah syarat sahnya puasa. Makan sahur hanyalah mustahab (dianjurkan atau sunnah). Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Makan sahurlah karena di dalam makan sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari no. 1923 dan Muslim no. 1095)

[Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 15/321]

NB: Jadi jika sudah berniat di malam hari, lalu makan sahurnya kelewatan karena ketiduran misalnya, maka dia masih boleh berpuasa hingga waktu maghrib. Inilah syaratnya, harus ada niat di malam hari terlebih dahulu.

Share

Jumat, 12 Agustus 2011

Jadi orang jujur tidak segampang jadi orang pintar

Untuk mendapatkan apresiasi sebagai orang yang pintar meski tidak mudah tapi tetap saja tidak segampang menjadi orang jujur. Karena tidak ada jaminan seseorang akan bisa selalu berlaku jujur, meskipun ia dipandang sebagai orang yang pintar. Bahkan tidak sedikit yang saking pintarnya kemudian malah gampang berlaku tidak jujur. Entah karena situasi yang memaksa untuk tidak jujur, atau karena kepintarannya hanya untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

Mengapa begitu sulit untuk bisa selalu menjadi orang yang jujur? Padahal ketika kecil orangtua sudah mengajarkan untuk berlaku jujur? Atau apa karena tidak ada mata pelajaran khusus tentang kejujuran? Tidak ada mata kuliah khusus tentang kujujuran? Tidak ada disiplin ilmu khusus yang menghasilkan gelar Sarjana kejujuran, Doctor kejujuran, Profesor kejujuran?

Jadinya sumpah atas nama tuhanpun seakan menjadi bias, tidak lagi bisa menggaransi apakah memang ia sudah berkata jujur? Sekalipun sudahlah dipandang sebagai orang yang pintar dengan berbagai sandingan gelar.

Dan saya sebagai orang yang juga belum sepenuhnya menjadi orang yang jujur, hanya bisa menonton sambil menerka-nerka, kira-kira yang benar ini si A apa si B ya? Aduh ternyata banyak sekali teka-teki di negeri ini. :cry:

Bagaimana menurut sudara-sudara? Yang benar itu si A atau si B ya? :-(

Share

Perbincangan Sopir Metromini dan Malaikat

Di pintu akhirat seorang malaikat menanyai seorang sopir Metromini.

Di pintu akhirat seorang malaikat menanyai seorang sopir Metromini. "Apa kerja kamu selama di dunia?"

Jawab: "Saya sopir metro mini, pak!" Lalu malaikat itu memberikan kamar yang mewah untuk supir Metromini dan peralatan yang terbuat dari emas.

Lalu datang seorang juru dakwah agama. Malaikat pun bertanya "Apa kerja kamu di dunia?"

Jawab: "Saya seorang juru dakwah, pak!"
Lalu malaikat itu memberikan kamar yang kecil dan peralatan yang terbuat dari kayu.

Melihat itu juru dakwah pun protes. "Pak kenapa kok saya yang juru dakwah mendapatkan yang lebih rendah dari seorang sopir Metromini?"

Dengan tenang malaikat itu menjawab: "Begini Pak... Pada saat Bapak ceramah, Bapak membuat orang-orang semua tertidur, sehingga melupakan Tuhan. Sedangkan pada saat sopir Metromini mengemudi, ia membuat orang-orang berdoa."

Disadur dari pesan berantai BlackBerry Messenger
Share

Perbincangan Sopir Metromini dan Malaikat

Di pintu akhirat seorang malaikat menanyai seorang sopir Metromini.

Di pintu akhirat seorang malaikat menanyai seorang sopir Metromini. "Apa kerja kamu selama di dunia?"

Jawab: "Saya sopir metro mini, pak!" Lalu malaikat itu memberikan kamar yang mewah untuk supir Metromini dan peralatan yang terbuat dari emas.

Lalu datang seorang juru dakwah agama. Malaikat pun bertanya "Apa kerja kamu di dunia?"

Jawab: "Saya seorang juru dakwah, pak!"
Lalu malaikat itu memberikan kamar yang kecil dan peralatan yang terbuat dari kayu.

Melihat itu juru dakwah pun protes. "Pak kenapa kok saya yang juru dakwah mendapatkan yang lebih rendah dari seorang sopir Metromini?"

Dengan tenang malaikat itu menjawab: "Begini Pak... Pada saat Bapak ceramah, Bapak membuat orang-orang semua tertidur, sehingga melupakan Tuhan. Sedangkan pada saat sopir Metromini mengemudi, ia membuat orang-orang berdoa."

Disadur dari pesan berantai BlackBerry Messenger
Share

Kenapa Jembatan Surga-Neraka Tak Jadi-jadi.

Agar penghuni surga-neraka bisa bersilahturahmi, jembatan diperintahkan dibangun. Tapi...

Menyongsong Lebaran, penghuni surga dan neraka bersepakat membangun jembatan, supaya mereka bisa saling bersilaturahmi, saling kunjung-mengunjungi. Maklum, ada juga anggota keluarga yang tinggal terpisah.

Lalu, tugas pun dibagi rata. Setengah bagian dari jembatan itu harus dibangun dari wilayah surga, setengah yang lain dari area neraka. Nanti, disambung persis di tengah.

Satu bulan berlalu, dua bulan lewat ... Dari wilayah neraka, terlihat jembatan hampir rampung dibangun setengah jalan. Tapi, jembatan dari wilayah surga belum juga tampak kerangkanya. Dibangun pun ternyata belum sama sekali.

Sudah tak sabar ingin menyeberang, penghuni neraka berteriak.

"Woiiii... kok, jembatan dari surga nggak jadi-jadi siiih...?!"

Penghuni surga yang terdiri dari ustadz, pastor, pendeta, pedanda, dan bhiksu, membalas (sambil garuk-garuk kepala).

"Gimana mau jadi?... Kontraktornya ada di sono semua!!!"

*Humor ini diadaptasi dari pesan yang tersebar melalui BlackBerry Messenger

Share